Hati-hatilah dalam menggunakan charger laptop karena penggunaan yang salah akan menyebabkan umur baterai laptop Anda akan menjadi pendek. Pada penggunaan normal, baterai laptop dapat bertahan selama 2-3 jam bahkan pada beberapa laptop yang menggunakan OS Linux dapat bertahan hingga lebih dari 3 jam.
Nah di sini ada lagi argumen yang bagus dari rekan saya. Yuk kita lihat apa yang di tuliskannya….
1. Atur Power Baterai
Windows memiliki fitur yang bernama Power Options. Melalui fitur ini, Kita dapat mengatur konsumsi listrik laptop kita. Caranya, klik START lalu Control Panel lalu pilih icon Power Option, maka akan muncul Power Option Properties. Anda pilih tab Power Schemes, kemudian pada menu Drop down terdapat enam pilihan yang memiliki settingan Power yang berbeda. Anda dapat memilih yang sesuai dengan pekerjaan Anda. Namun saran saya adalah memilih “Max batery” karena pilihan ini bisa menghemat penggunaan baterai karena membutuhkan kecepatan prosesor yang minimal seperti membaca dokumen,melihat file, dsb.
2. Kecilkan atau turunkan Brightness monitor
Brightness monitor yang terlalu tinggi membuat pemakaian baterai menjadi BOROS. Semakin terang monitor kita maka konsumsi listrik pun semakin besar. Selain itu, monitor yang terlalu terang membuat mata kita cepat lelah dan perih. Jadi disarankan untuk menurunkan brightness monitor laptop kita sekecil mungkin namun harus tetap enak dipandang. Menurut pengalaman, brightness yang diturunkan membuat penggunaan laptop lebih lama 45 menit sampai 1 tahun.
3. Menghentikan atau Mematikan Bluetooth, infrared atau Wi-Fi
Banyak Laptop yang memiliki Bluetooth, wifi atau beberapa perangkat lainnya yang sejenis. Namun kebanyakan orang lupa mematikan perangkat-perangkat tersebut, padahal perangkat tersebut cukup memakan daya baterai. Hal ini disebabkan,walaupun perangkat tersebut tidak sedang digunakan, namun akan selalu mencari perangkat lain yang paling dekat. Sehingga selalu menguras daya baterai kita. Oleh karena itu, jika perangkat-perangkat tersebut tidak digunakan, ada baiknya untuk dimatikan. Sehingga akan menghemat baterai laptop.
4. Tidak menggunakan Wireless mouse dan sejenisnya
Saya merekomendasikan untuk menggunakan mouse biasa yang pakai kabel, karena jika kita menggunakan mouse/keyboard wireless malah memakan daya yang sangat besar. Oleh karena itu ada baiknya Anda merubah perangkat wireless Anda dengan yang menggunakan kabel biasa.
5. Pasang RAM tambahan
Ada baiknya menggunakan RAM minimal 1 GB. Hal ini agar hardisk anda tidak terlalu sering berputar untuk membaca data. Hal ini juga akan mempercepat kinerja dari laptop Anda karena system bisa mengambil data dari RAM, sehingga hard drive Anda tidak bekerja terlalu keras, hal ini tentu menghemat penggunaan daya baterai.
6. Pilih Windows XP dari pada VIsta
Karena Windows XP lebih hemat listrik daripada Windows Vista. Selain itu Windows XP memiliki kecepatan yang lebih daripada Vista. Hal ini karena XP lebih memiliki program yang bekerja di belakang lebih sedikit daripada Vista.
7. Matikan Hard Drive indexing
Biasanya jika menggunakan partisi NTFS terdapat opsi mengaktifkan hard drive indexing. dengan mengaktifkannya, Windows akan lebih (atau bisa juga kurang) konstan dalam meng index drive Anda, yang menyebabkan hard drive Anda akan berputar walaupun sedang tidak dibutuhkan. Tapi yang perlu diperhatikan, dengan mematikan indexing, berarti penggunaan fitur SEARCH akan memakan waktu yang agak lama.
8. Jangan biarkan perangkat “menancap” jika tidak digunakan
Kebiasaan kita jika telah menggunakan FlashDisk (atau perangkat lain yang sejenis) adalah malas untuk mencopotnya. Padahal perangkat tersebut sudah tidak digunakan lagi. Hal ini tentu saja memakan daya baterai laptop Anda. Oleh karena itu lebih baik dicopot jika memang sudah tidak dipakai.
9. Perhatikan penggunaan dan pengecasan baterai
Jika Anda sedang mengecas baterai, Caslah hingga 100%. Jika baterai sudah hampir habis, maka caslah sampai penuh dan jangan menunggu sampai benar-benar kosong. Diusahakan mencasnya dalam keadaan laptop mati. Namun tidak jadi masalah kalau Anda ingin mengecasnya dalam keadaan hidup
10. Kurangi Resolusi
Cara lain untuk membuat baterai lebih awet adalah dengan mengurangi resolusi layar dan jumlah warna yang digunakan di laptop. Untuk menguranginya, Anda bisa klik kanan pada Windows Desktop lalu pilih Properties. Pada kotak dialog Display Properties pilih tab Settings. Lalu atur resolusinya dengan cara menarik slider-nya ke kiri untuk mengurangi resolusi. Kemudian pada menu Drop down pilih kualitas warna (color quality) yang lebih rendah, lalu klik OK.
11. Gunakan screen savers ‘Blank’
Screen saver ternyata bisa menguras baterai. Karena itu gunakan screen saver ‘Blank’. Caranya, klik kanan pada Desktop lalu pilih Properties. Akan muncul kotak dialog Display Properties, lalu pilih tab Screen Saver. Pada menu drop down terdapat banyak pilihan Screen saver, diantaranya 3D FlowerBox, 3D Flying Objects, 3D Text, Blank, Marquee dan sebagainya. Anda disarankan untuk memilih ‘Blank’ dan atur waktu menunggunya (Wait time) hingga 2 menit lalu klik OK. Langkah ini akan membuat baterai lebih hemat.
12. Kondisi Baterai
Baterai di laptop Anda memiliki memori yang bisa mengenali ketika Anda menggunakan power AC atau tidak. Jika baterai Anda jarang sekali digunakan, Anda bisa merasakan pengurangan yang signifikan dari waktu kerja laptop Anda. Yang harus Anda lakukan adalah, nyalakan Laptop Anda menggunakan baterai sampai benar-benar mati sendiri. Kemudian Cas baterainya sampai benar-benar FULL. sehingga baterainya dapat dikondisikan seperti awal lagi.
Trik tambahan
1. Jika ingin memakai laptop lama, lebih baik cabut batre, dan langsung colokin ke power. Tapi resikonya kalau tiba-tiba listrik mati.. Byar….!!!
2. Untuk menyimpan baterai (kalo disimpan lama) sebaiknya pada kondisi charge 40 % dan pada suhu yang dingin. (dibawah 25 derajat celcius) atau di kulkas…! Tapi jangan di freezernya.
3. Jangan sering2 menghabiskan kapasitas baterai sampai 0%.. sisakan kira2 10%
4. Tidak apa2 untuk mengecas baterai walaupun belum habis.. (untuk baterai lithium-ion)
5. Hindari baterai dari suhu yang panas
6. Lakukan full discharge (dipake sampe habis) setiap 30 kali charge.. supaya baterai tetap awet.
7. Jika anda membeli Laptop baru, biasanya akan di berikan baterai dalam kondisi belum terisi (Discharged), maka lakukan pengecasan sampai baterai terisi penuh sebelum Anda mengaktifkan laptop anda untuk pertama kali.
8. Jangan biarkan laptop Anda tidak aktif dalam waktu yang cukup lama. Direkomendasikan setidaknya aktifkan laptop anda 2 atau 3 minggu sekali. Tetapi apabila laptop sudah tidak dipergunakan dalam waktu yang cukup lama maka sebelum digunakan lakukan seperti langkah pertama.
9. Jika Anda ingin menyimpan laptop Anda dalam waktu lama, ada baiknya anda melepas baterai dari laptop Anda dan menyimpanya ditempat yang sejuk, bersih dan kering. Adalah normal jika baterai menjadi hangat dan kehilangan power dalam keadaan tidak di pergunakan.
10. Jangan korsletkan baterai laptop Anda karena dapat mengakibatkan kerusakan fatal.
11. Jangan pukul atau banting baterai laptop Anda baik sengaja ataupun tidak karena dapat menyebabkan rusaknya selsel pada baterai.
12. Jauhkan baterai laptop Anda dari api dan sumber panas atau membakar baterai karena dapat mengakibatkan ledakan jika baterai di tempatkan pada suhu yang sangat tinggi.
Mengecas laptop Anda Sebuah penyakit umum pada baterai Ni-Cad adalah efek lupa. Jika Anda melakukan pengecasan ulang sebelum baterai benar-benar dalam keadaan kosong atau Anda melakukan pengecasan setiap kali Anda menggunakan laptop anda, maka baterai akan terkena penyakit lupa ini. Sebagai ilustrasi jika Anda menggunakan baterai laptop Anda sebanyak 50% kemudian baterai tersebut di cas, nantinya baterai tersebut akan lupa dengan sisa 50% yang berlum terpakai. Pada penggunaan selanjutnya baterai akan mengabaikan 50% yang dimilikinya tersebut (Lupa).
Untuk menghindari hal tersebut, adalah dengan melakukan 1 siklus pengosongan penuh dan pengisian setidak nya 1 bulan sekali. Caranya yaitu biarkan laptop Anda aktif sampai baterai benar-benar kehabisan power kemudian cas (Charge) hingga penuh sebelum dipergunakan kembali. Penyakit ini tidak akan berpengaruh pada baterai Ni-Mh dan Li-Ion.
Ingat, laptop (sebenarnya) tidak diperuntukan untuk berkerja lama sebenarnya.